Tips Membuat Bakso Paling Nikmat

Spread the love

Sejarah Bakso Paling Nikmat

Di Indonesia sendiri banyak macam bakso. Ada yang terbuat dari daging sapi, ayam, ikan, dan masih banyak lagi. Bahkan kini bakso tidak lagi hanya bulatan daging namun bisa diisi dengan macam-macam. Bisa diisi telur puyuh, telur ayam, cabai, sambal, sosis, hingga keju. Tidak hanya isinya saja, bahkan cara penyajian bakso pun beraneka ragam, ada yang menggunakan kuah seperti biasa, ada yang dibakar, ada pula yang dipenyet dengan sambal. Selain isi dan cara penyajian, bentuk dan ukuran bakso sangat bervariasi. Tidak hanya bulatan, banyak penjual bakso yang kemudian berinovasi ada yang kotak, berbentuk hati, hingga barbel. Memang benar ya kalau masyarakat Indonesia terlalu kreatif. Bakso bahkan menjadi makanan favorit mantan presiden Amerika, Barack Obama saat beliau tinggal di Indonesia semasa kecil. Seperti makanan pinggir jalan lainnya, sejarah bakso masih menjadi misteri. Ada yang bilang bahwa kuah dan mienya berasal dari Cina, namun pentol atau bulatan dagingnya berasal dari Belanda yang sempat menjajah Indonesia pada abad ke -19. Sementara isi baksonya sendiri tidak diketahui. Bakso pada umumnya terdiri dari kuah kaldu sapi, pentol, tahu, dan mie. Tapi berhubung semakin banyak inovasi bakso, banyak pula macam-macamnya. Cara membuat variasi bakso pun juga beraneka ragam dari cara membuat bakso urat hingga cara membuat bakso telur.

Bahan Yang Dibutuhkan

Bahan pentol bakso:
Daging sapi 1 kg, giling
Tepung kanji 50 g
Telur 1 butir
Lada bubuk 2 sdt
Garam 1 sdt
Bawang putih 4 siung, haluskan
Es batu 40 g, hancurkan
Air 2 L
Cara membuat pentol bakso:
Masukkan daging sapi yang telah digiling ke dalam wadah, campurkan tepung kanji, telur, lada bubuk, garam dan bawang putih yang telah dihaluskan.
Campur atau uleni dengan tangan atau bisa menggunakan alat sampai semua tercampur sempurna.
Jika dirasa adonan masih lembek dan sulit dibentuk, maka bisa ditambahkan es batu secara perlahan sampai dirasa adonan bisa dibentuk.
Rebus air dalam panci sampai mendidih.
Ambil adonan daging dengan tangan lalu bentuk bulat baik dengan kedua tangan atau dengan satu tangan ditekan hingga adonan keluar melalui jari telunjuk dan jempol.
Masukkan adonan yang telah terbentuk ke dalam air panas.
Lanjutkan hingga semua adonan habis.
Jika pentol telah mengapung maka pentol telah matang. Angkat.